Rabu, 29 Desember 2021

they don't know about us

mengenalmu adalah hal yang tak pernah kuduga sebelumnya

dekat denganmu adalah satu dari ketidakinginan yang kuharapkan

aku menjalani hariku sebelum mengenalmu dengan sangat baik

aku menjauhkan diriku dari perasaan ingin memiliki sebelum dekat denganmu

bersamamu pun pernah kukatakan bahwa tak akan terlibat rasa

tapi apa yang kulakukan sekarang 

menangisi setiap tindakanmu yang membuatku terluka ketika mengingatnya

tangis yang bahkan tidak kulakukan sejak 10 tahun terakhir

tangis yang kucoba untuk kuhindari sebisaku

mengingat setiap hal yang kulakukan denganmu merupakan kesalahan besarku

aku ingin bisa melupakanmu dalam keping ingatanku

aku ingin melupakan setiap hal yang pernah kita lalui

tapi otakku mengkhianati hatiku,

apa yang harus kulakukan sekarang ?

mencoba menjauhimu dengan segenap kemampuanku

melupakan apa yang pernah terjalin adalah hal yang sulit, tapi bukan hal yang tak mungkin

dan izinkan aku untuk melalui hariku dengan mencoba terbiasa

terbiasa untuk bersikap biasa

terbiasa untuk tersenyum tanpa rasa

terbiasa untuk melakukan semuanya tanpa rasa seperti di awal kita bertemu. . . .

365 dari 366 hariku di 2021

365 dari 366 hari di 2021
Aku menuliskan ini ketika pikiranku masih berkutat dengan waktu 
waktu yang telah terlewati
rasa-rasanya setahun telah terlewati dengan banyak hal, 
tapi aku masih merasa kekosongan itu disini.
apakah aku yang terlalu kesepian ataukah memang tak ada yang berharga yang telah kulewati

365 dari 366 hari di 2021
sudah kulalui dengan berbagai kenangan
entah itu bahagia, kesedihan, kesakitan, dan bahkan perpisahan
bukan airmata yang kuinginkan sebagai pengingatku akan 2021
bukan pula tawa yang membahana
yang kuinginkan hanyalah cukup sebagai syukurku telah melalui 2021 dengan baik

aku masih baik-baik saja disini
aku masih diriku seperti pada awal tahunku di 2021
setahun ini adalah perjalananku
dan yang akan kukatakan pada diriku saat ini adalah,
aku masih diriku yang akan menghadapi 2022 dengan harapan
harapan akan 2022 yang lebih baik
harapan akan 2022 yang lebih bermakna dalam hidupku
terima kasih 365 hari 2021 ku,
aku melaluinya dengan baik, dan kuharap sampai akhir pun begitu.


izinkan aku menorehkan 2021 ku sebagai pengingat akan segala pencapaian yang mungkin tahun kemarin tak terealisasikan dengan baik
izinkan aku mengukir 2022 ku dengan lebih banyak kebahagiaan, Tuhan.
izinkan aku mengucapkan syukur terima kasihku atas kesempatanku dan segala harapanku yang Engkau wujudkan di 2021 ini.
terima kasih,,.

Sabtu, 28 Desember 2019

(Masih) Tentang waktu


Dan waktu berjalan sekali lagi ke masa yang ku harapkan akan menjadi saat bahagiaku
Hingga ku berpikir ini hanyalah mimpi dalam tidurku
Bunga tidur yang akan membuatku sadar ketika terbangun nanti bahwa itu hanyalah semu

Salahkah aku ketika ku berharap ini lah waktu yang tepat
Waktu untukku menemukan kepingan hatiku
Waktu untukku mendapatkan jawaban atas penantianku
Hingga esok ku terbangun dan tersadar,
Aku masih menanti..
Masih disini, dan waktu seakan berhenti berjalan
Menuntunku untuk tetap berharap.

Tentang harapan



Masih teringat jelas
Dalam memoriku
Setahun kemarin

Masih teringat jelas
Dalam ingatanku
Waktu-waktu yang telah berlalu

12 bulan, 52 minggu, 365 hari
Waktu terus berjalan
Musim pun berganti
Tapi, kita disini, masih menanti.

Bukankah penantian ini akan berujung bahagia?
Itulah harapanku dan orang-orang disekitarku
Tapi, siapakah kita yang berencana?

Kita hanyalah manusia biasa yang bisa saja salah dalam menentukan keputusan
Akan ada akhir yang baik dari setiap harapan dan doa yang disampaikan kepada-Nya
Dan Aku, akan menanti.
Hingga waktu datang, dan Allah menghendaki.

Minggu, 09 Juni 2019

2019 (Di Penghujung Penantian)


2019 (Di Penghujung Penantian)

Ketika ku tersadar
Satu waktu telah terlewati
Dan menghampiri penghujung waktu selanjutnya
Aku bahkan masih bertahan
Tetap dalam diam
Menunggu dalam ketidakpastian
Akan asa yang tak jelas
Bukan aku ragu,  bukan pula aku berhenti berharap
aku hanya berusaha meyakinkan diriku
bahwa aku mampu untuk bersabar lebih lama lagi
untuk menghadapi duniaku
untuk bertemu denganmu
untuk mengawali kata “bersama”
dan berakhir dengan “selamanya”

Selasa, 25 September 2018

Mari Wujudkan Indonesia Sehat: Cegah Stunting !

Salah satu prioritas pembangunan kesehatan dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional tahun 2015-2019 adalah perbaikan gizi, khususnya stunting (pendek/kerdil), karena hal ini merupakan prediktor rendahnya kualitas sumber daya manusia yang dampaknya menimbulkan risiko penurunan kemampuan produktif suatu bangsa. (1)

Apa itu Stunting?
Menurut WHO, Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi dibawah lima tahun) akibat kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya. Kekurangan gizi terjadi sejak bayi dalam kandungan dan pada masa awal setelah bayi lahir akan tetapi, kondisi stunting baru nampak` setelah bayi berusia  2 tahun. Balita pendek (stunted) dan sangat pendek (severely stunted) adalah balita dengan panjang badan (PB/U) atau tinggi badan (TB/U) menurut umurnya dibandingkan dengan standar baku WHO-MGRS (Multicentre Growth Reference Study) 2006. Sedangkan definisi Stunting menurut Kementrian Kesehatan (Kemenkes) adalah anak balita dengan nilai z-scorenya kurang dari -2SD/ standar deviasi (stunted) dan kurang dari -3SD (severely stunted). (2)
(www.sehatnegeriku.kemkes.go.id)

Bagaimana Prevalensi Stunting di Indonesia ?

Di Indonesia, sekitar 37% (hampir 9 juta) anak balita mengalami stunting (Riset Kesehatan Dasar / Riskesdas 2013) dan di seluruh dunia, Indonesia adalah negara dengan prevalensi stunting kelima terbesar. Menurut Pemantauan Status Gizi (PSG) Tahun 2017, prevalensi balita yang mengalami stunting di Indonesia masih tinggi, yakni sekitar 29,6% di atas batasan yang ditetapkan oleh WHO (20%). Penelitian Ricardo dalam Bhutta tahun 2013 menyebutkan bahwa balita stunting berkontribusi terhadap 1,5 juta (15%) kematian anak balita di dunia dan menyebabkan 55 juta anak kehilangan masa hidup sehat setiap tahun.(2) (3)

(www.sehatnegeriku.kemkes.go.id)
Apa saja penyebab Stunting ?

Untuk menekan angka tersebut, masyarakat perlu memahami faktor apa saja yang menyebabkan stunting. Stunting disebabkan oleh faktor multi dimensi dan tidak hanya disebabkan oleh faktor gizi buruk yang dialami ibu hamil maupun anak balita. Intervensi yang paling menentukan untuk dapat mengurangi prevalensi stunting oleh karenanya perlu dilakukan pada 1000 Hari Pertama Kehidupan dari anak balita. Beberapa faktor yang menjadi penyebab stunting antara lain : (3)
  1. Praktek pengasuhan yang kurang baik
  2. Masih terbatasnya layanan kesehatan termasuk layanan ANC (Ante Natal Care), Post Natal Care dan pembelajaran dini yang berkualitas.
  3. Masih kurangnya akses rumah tangga/keluarga ke makanan bergizi.
  4. Kurangnya akses ke air bersih dan sanitasi
Bagaimana dengan Risiko Kesehatan pada Anak yang mengalami Stunting?
Ada beberapa faktor risiko kesehatan yang dapat terjadi, antara lain: (4)
  • Stunting dikaitkan dengan dengan otak yang kurang berkembang dengan konsekuensi berbahaya untuk jangka waktu lama, termasuk kecilnya kemampuan mental dan kapasitas untuk belajar, buruknya prestasi sekolah di masa kecil, dan mengalami kesulitan mendapat pekerjaan ketika dewasa yang akhirnya mengurangi pendapatan, serta peningkatan risiko penyakit kronis terkait gizi seperti diabetes, hipertensi, dan obesitas.
  • Memiliki risiko yang lebih besar untuk terserang penyakit, bahkan kematian dini.
  • Kekerdilan dapat menurun pada generasi berikutnya, disebut siklus kekurangan gizi antargenerasi.
  • Ketika dewasa, seorang wanita stunting memiliki risiko lebih besar untuk mengalami komplikasi selama persalinan karena panggul mereka lebih kecil, dan berisiko dengan melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah. 
 Bagaimana ciri-ciri dari anak yang mengalami Stunting?
  • Tanda pubertas terlambat
  • Pertumbuhan terlambat
  • Pertumbuhan gigi terlambat
  • Wajah tampak lebih mudah dari usianya 
  • Usia 8-10 tahun anak menjadi lebih pendiam 
  • Performa buruk pada tes perhatian dan memori belajar (5)

(http://siha.depkes.go.id/portal/files_upload/Buku_Saku_Stunting_Desa.pdf)


Pencegahan Stunting
Pada tahun 2010, gerakan global yang dikenal dengan Scaling-Up Nutrition  (SUN) diluncurkan dengan prinsip dasar bahwa semua penduduk berhak untuk memperoleh akses ke makanan yang cukup dan bergizi. Pada tahun 2012, Pemerintah Indonesia bergabung dalam gerakan tersebut melalui perancangan dua kerangka besar Intervensi Stunting. (3)

Kerangka Intervensi Stunting yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia terbagi menjadi dua yaitu, Intervensi Gizi Spesifik dan Intervensi Gizi Sensitif.  Kerangka pertama adalah Intervensi Gizi Spesifik. Ini merupakan intervensi yang ditujukan kepada anak dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dan berkontribusi pada 30% penurunan stunting. Kerangka kegiatan intervensi gizi spesifik umumnya dilakukan pada sektor kesehatan. (3)

Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes RI, dr. Anung Sugihantono, M.Kes, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat menerangkan bahwa intervensi yang paling menentukan adalah mempersiapkan seorang calon ibu, memberikan pelayanan kepada ibu hamil secara maksimal dan memastikan persalinan dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan. ASI Eksklusif diberikan, diawali dengan inisiasi menyusui dini dan pemantauan pertumbuhan perkembangan dilakukan secara terus menerus oleh tenaga kesehatan perlu dilakukan pada 1000 hari pertama kehidupan (HPK). (1)

Kondisi stunting sudah tidak bisa ditangani lagi bila anak memasuki usia dua tahun. Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya stunting pada anak, ibu perlu mengonsumsi asupan gizi yang layak, terutama selama masa kehamilan hingga anak lahir dan berusia 18 bulan. Pada dasarnya, kelangsungan hidup dan kesehatan anak tidak dapat dipisahkan dari kesehatan Sang ibu sendiri. (4) 

(http://siha.depkes.go.id/portal/files_upload/Buku_Saku_Stunting_Desa.pdf)
 
Kerangka Intervensi Stunting yang direncanakan oleh Pemerintah yang kedua adalah Intervensi Gizi Sensitif. Kerangka ini idealnya dilakukan melalui berbagai kegiatan pembangunan diluar sektor kesehatan dan berkontribusi pada 70% Intervensi Stunting. Diterangkan oleh Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek, terdapat tiga hal yang harus diperhatikan dalam pencegahan stunting, yaitu perbaikan terhadap pola makan, pola asuh, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih. Menurut Menkes, kesehatan berada di hilir. Seringkali masalah-masalah non kesehatan menjadi akar dari masalah stunting, baik itu masalah ekonomi, politik, sosial, budaya, kemiskinan, kurangnya pemberdayaan perempuan, serta masalah degradasi lingkungan. Oleh karena itu, ditegaskan oleh Menkes, kesehatan membutuhkan peran semua sektor dan tatanan masyarakat. (3) (6)

(http://siha.depkes.go.id/portal/files_upload/Buku_Saku_Stunting_Desa.pdf)


Dijelaskan oleh Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat, dr. Kirana Pritasari, MQIH bahwa langkah utama perubahan perilaku adalah mengedukasi perbaikan pola pemberian makan. Dimulai dari sebelum menjadi ibu (remaja), kemudian saat hamil, memberikan ASI Eksklusif selama enam bulan, dan pemberian makanan bergizi seimbang, terutama bagi anak usia dua tahun. Perlu kita resapi bersama, bahwa bayi dilahirkan agar tercukupi kebutuhan gizinya ditentukan sejak mendapatkan asupan makanan dari ibunya selama dalam kandungan. “Itu kuncinya, agar saat anak lahir beratnya tidak kurang dari 2500 gram dengan panjang badan tidak kurang dari 48 cm”, terang dr. Kirana. (7)


Tantangan selanjutnya sesaat setelah bayi dilahirkan, ia perlu mendapatkan colostrum dari air susu ibu (ASI). Bayi hanya membutuhkan air susu ibunya (ASI Eksklusif) selama enam bulan pertama kehidupannya. Setelah itu, saat bayi berusia 6 bulan, jangan sampai terlambat karena bayi perlu diberi makanan pendamping ASI yang bergizi seimbang. “Ini menjadi penting, karena apabila diberikan makanan padat namun tidak lengkap kandungan gizinya, maka meski berat dan panjang badan saat lahir optimal (modalitas baik) namun tumbuh kembangnya menjadi tidak optimal”, jelas dr. Kirana. (7)

Berbicara tumbuh kembang anak, bukan hanya berbicara menambah berat dan tinggi badan anak saja. Faktor pola pengasuhan, lingkungan dan stimulasi juga mempengaruhi pencapaiannya. “Tinggi badan itu hanya salah satu. Yang lebih utama adalah kognitif, hal ini menjadi risiko yang paling berat untuk stunting, kalau terlambat, itu yang berbahaya. Kalau tinggi badan, itu hanya performance (penampilan). Sementara kalau kognitif, ini menyangkut daya saing dengan global, ini yang dikaitkan dengan produktifitas, pembangunan dan ekonomi negara,” jelas dr. Kirana. (7)


Penanggulangan stunting  menjadi tanggung jawab kita bersama, tidak hanya Pemerintah tetapi juga setiap keluarga Indonesia. Karena stunting dalam jangka panjang berdampak buruk tidak hanya terhadap tumbuh kembang anak tetapi juga terhadap perkembangan emosi yang berakibat pada kerugian ekonomi. Mulai dari pemenuhan gizi yang baik selama 1000 Hari Pertama Kehidupan anak hingga menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat. STOP generasi balita pendek di Indonesia. Mari bersama wujudkan Indonesia sehat dengan mencegah STUNTING.

Sabtu, 21 April 2018

Imaginary life

Saat kau tersadar dari keterasinganmu
Saat kau mulai menjalani harimu
Memikirkan hal baik yang telah kau lalui
Menjalani waktu tanpa berpikir lebih



Adalah saat dimana kau merasakan bahagia
Saat dimana kau merasa nyaman
Menjadi terbiasa dalam keseharianmu
Merasa senang hanya dengan berpikir kau telah melakukan hal dengan baik



Aku sungguh ingin hal itu
Bukan melakukan hal yang tak kuinginkan
Bukan menjadi seperti orang lain yang bukan diriku
Bukan menjadi asing dalam keterasinganku.

Selasa, 03 April 2018

Kehidupan

Pernah terfikir jika dalam hidupmu akan selalu ada yang mendampingimu ?
Kalo ya, jangan.. hilangkan pikiran itu
Karena sejatinya tidak ada yang abadi yang akan selalu mendampingimu
Akan ada waktunya, orang-orang akan pergi dari hidupmu
Entah itu teman, kawan, lawan, kenalan, atau bahkan pasanganmu

Pernah terfikir jika keluargamu asing bagimu ?
Kalo ya, jangan. Hilangkan pikiran itu.
Karena kedekatan emosional terbentuk dari ikatan paling dasar yaitu keluarga.
Sejatinya, tidak ada yang benar-benar mengenalmu selain keluargamu.
Egolah yang membentuk pikiranmu untuk merasa bahwa kenyamanan itu tak ada,
Padahal jauh dalam hatimu, nyaman itu masalah rasa, bukan logika.
Jangan pernah menganggap dirimu paling benar dan superior ketika ada dalam keluargamu,
Karena kesombongan itu hanyalah sifat yang akan membuatmu jatuh nantinya.

Jadilah apa yang kau inginkan,
Kontrollah ego mu
Ciptakan kehidupan damai yang kau dambakan
Ambillah segenggam asa untuk bahagiamu
Karena semuanya selalu berawal dari harapan dan impian.



-Am-

Minggu, 12 November 2017

Cerita Hidup (1)

Entah waktu yang terlalu cepat berlalu
Ataukah aku yang tak menyadari hari
Hingga rasanya kini sudah di penghujung akhir tahun
Dan aku masih tetap sama seperti tahun-tahunku kemarin


Apa yang berubah?
Hmm..rasanya yang berubah hanya usia yang semakin bertambah
Kehidupan sekitarku masih tetaplah monoton seperti biasanya
Layaknya warna hitam pada tinta dan putih pada layar.



Some people said, tomorrow will always come, but you never know what will happen
Takdir itu kata yang tepat untuk menggambarkannya, hari esok yg tak pernah kita ketahui
Tetapi akan jadi apa kamu esok, dirimulah yang tahu apa yg harus kamu lakukan sekarang
Karena tidak akan ada perubahan tanpa tindakan..

Kamis, 03 Agustus 2017

Kebahagiaan

Apakah bahagia itu selalu diukur dari ada tidaknya pasangan dalam hidupmu?
Apakah yang pasti memiliki pasangan selalu berbahagia?
Ataukah bahagia itu sejatinya dimiliki oleh mereka atau hanya sekedar tawa tanpa rasa?
Apakah sendiri tak akan pernah mendapatkan kebahagiaan?

Jawabannya adalah Tidak.

Karna Aku tahu, ada kalanya pasangan yang saling memiliki pun tak merasakan kebahagiaan satu sama lain. Ada yang memiliki karna rasa, tapi ada pula yang memiliki karna tanggung jawab.
Tawa dan senyum itu akan selalu kau pasang ketika kau merasa bahagia, tapi apakah itu alat ukur bahagia yang sesungguhnya?
Lantas jika tawa itu, hanyalah kepalsuan ditengah kebohongan akan kebahagiaan semu, apakah kau tak merasa lebih baik untuk tak tersenyum?

Aku berdiri, melihat, dan mengamati sekitarku.
Ada pasangan yang baru saja seolah meraih kebahagiaan atas bersatunya mereka, tapi kemudian tercerai berai karna kepalsuan
Palsu bukan berarti tak bisa berbahagia, hanya saja apakah kau tidak ingin hidup dalam kenyataan. Bahagia yang nyata, the real happiness..

Bahagia itu nyata, jika benar kamu merasakannya dengan cinta.
Bahagia itu sederhana, jika hanya dengan tersenyum dari hati dan sampai ke mata.
Bahagia itu ketika kau mensyukuri segala sesuatu yang terjadi dalam hidupmu.
Bahagia itu.. Kita sendiri yang menciptakannya.
Bukan orang lain, bukan pula karena pasangan kita.
Dan bahagia itu milik kamu.

Kamis, 23 Maret 2017

HARAPAN BARU



Aku tahu, saat dimana kau meminta waktu
Adalah saat dimana kau ingin aku tahu bahwa kau telah jauh
Rasa itu sudah tak sama lagi
Ada yang berubah, ada yang pergi
Dan aku harus mengalah
Bukan karena aku bodoh
Ketika aku mengiyakanmu
Aku hanya ingin kau tahu, aku mendengarmu
Kita punya ego yang sama besarnya
Tapi aku akan menurunkan itu bahkan menghilangkannya demi dirimu
Aku telah berusaha
Dan ketika aku sedang mencoba
Kau datang dengan rasa yang lain, ada asa yang tak kentara
Untuk pergi dan melepaskan ikatan kita
Aku hanya sadar aku terlalu lelah
Untuk selalu menuruti inginmu
Aku lelah, ketika rasaku tak kau perhitungkan
Aku lelah, ketika kau memaksakan rasamu yang telah berubah
Aku lelah, untuk seolah menjadi orang ketiga
Aku lelah, untuk terus mengalah.
Kini saatnya aku berdiri, dengan harapan baru
Dengan langkah pasti
Menuju ke arah yang lebih baik
Menuju ke depan, tanpa melihat kebelakang
Tanpa berjalan ke dalam memori kenangan kita
Aku dan harapan baru ku.

Senin, 06 Maret 2017

Thank for blessed life :)



hidup itu indah
seindah kau melihat alaminya alam
sesejuk embun yang menetes
sesederhana kau memaknai cinta dalam kehidupanmu
yah, sesederhana kata dalam rangkaian kalimatmu
indah hingga tak terlukiskan
indah dan sederhana.

aku bersyukur kepada Tuhan untuk hidup yang kujalani
aku belajar untuk menikmati apa yang kumiliki
aku berdoa untuk setiap harapan yang aku inginkan
terima kasih Tuhan, untuk hidup dan kehidupan ini.

terima kasih atas kesempatan untuk menghirup udara di alam ini
terima kasih atas kehidupan yang layak di muka bumi ini
terima kasih atas kebahagiaan yang tak terkira
terima kasih, Tuhan. 




Minggu, 29 Januari 2017

Aku dan hidupku

Ajari aku tuk ikhlas
Ketika masalah membuatku menjadi trauma
Ajari aku tuk rela
Ketika kehilangan membuatku sakit yg tak terkira

Apakah dukaku akan terobati ketika aku melangkah kedepan?
Apakah langkahku akan terasa ringan ketika aku tak melihat kebelakang?
Tidak.. Karena setangguh apapun aku,
Aku hanyalah manusia penuh dengan kekurangan dan kesalahan
Tidakk.. Karena beratnya bebanku membuatku gamang untuk melangkah lebih maju

Salahkah aku ketika aku perlu berpikir beribu kali untuk memutuskan sesuatu?
Salahkah aku ketika aku memilih untuk melepaskan daripada melangkah bersama dengan tujuan yang bahkan ujungnya pun sudah kuketahui tak akan baik untukku

Jangan salahkan aku,
Ketika aku memilih pilihanku
Karena nantinya, akulah yang menjalani hidupku
Aku dan hidupku..

Sebuah kisah

Mungkin kita harus berpikir
Apakah hidup kita sudah sepenuhnya benar
Terkadang kesalahan yg kita perbuat, cenderung menjadi masalah yg nantinya akan malah kita lupakan dengan sengaja
Bukannya hidup itu hanya benar dan salah
Tapi kesiagapanmu dalam menghadapi benar dan salah itu menjadi kunci untuk menyelesaikan masalahmu

Apa yang kau maksud dengan tanggung jawab ketika masalah datang dan hanya kau anggap angin lalu
Atau ketika kau hanya mencari pembenaran atas kesalahan yang kau lakukan

Jangan anggap dirimu benar
Jika kamu bahkan belum sanggup untuk berdamai dengan kesalahanmu

Karna hidup itu berproses, karna hidup itu sejatinya mencari. Bahkan ketika kau mendapatkan yang baik, kau akan mencari yg lebih baik, bahkan mencari yang terbaik.

Begitupula dengan hal yang kau anggap benar, padahal benar belum tentu tepat.


Senin, 23 Januari 2017

#❤

Ketika kamu punya 100 bahkan ribuan alasan untuk bertahan dan mencinta, dan ternyata kamu dihempaskan oleh 1 alasan yang bahkan tak masuk dalam logika, percayalah.. Kisahmu tidak berhenti sampai disitu.

Ada orang bilang, ketika kamu mencintai, kamu tidak butuh 1 alasanpun, karna cinta itu tanpa alasan. Tapi diujung kisahmu, kamu pasti punya ribuan alasan kenapa kamu yakin untuk memilihnya sebagai yang kamu cinta. 

Jangan sedih ketika kamu tahu akhir kisahmu bukan dengannya. Karna diakhir cerita perjalananmu nanti, kamu akan sadar bahwa dia memang bukan yang terbaik untukmu.

Sabtu, 31 Desember 2016

2016

2016

Setahun berlalu,
Segelintir kisah terurai
Sejuta kenangan terkumpul
Sehari atau bahkan sedetik perubahan tercipta
Di penghujung waktu, akankah kita mengingat kembali moment2 yg tlah berlalu?

Ada suka ada duka,
Ada cinta ada luka
Ada kedatangan ada kehilangan
Ada tangis ada rindu
Ada tawa dalam kebersamaan
Ada pula airmata dalam pelukan
Ada asa yang menjadi impian
Ada mimpi yang tercapai
Ada kenangan dalam tiap kejadian

Semoga tahun 2016 ini ditutup dengan tawa
Bukan dengan tangis ataupun kehilangan
Sambutlah tahun yg baru dengan tawa bahagia
Seiring doamu dalam tiap langkah yg kau jejaki.

Rabu, 28 Desember 2016

363 of 365 days

363 of 365 days

Untuk setiap waktu yg tlah berlalu, 363 hari rasanya masih terlalu cepat untuk dilalui..
Tetapi waktu akan terus melaju, berganti hari hingga hari ke-365.
Dan aku masih seperti 364 hari sebelumnya.
Rasa-rasanya tak ada yang berubah, mungkin hanya usia, mungkin hanya posisi, atau bahkan mungkin hanya ingatan yg terkenang.

363 of 365 days,
Akhirnya awal akan berganti akhir, akhirnya tepi akan berujung, akhirnya kehidupan akan berganti siklusnya. Ada yang datang dan pergi, ada yang lahir dan mati, ada yang bahagia dan adapula yang bersedih.

Entah rasa yang tetap tak menemukan haluannya, atau waktu yg masih terus belum menemukan porosnya, entahlah.. Yang pasti aku berharap kehidupanku di 365 hari berikutnya akan lebih baik dari saat ini.

Jumat, 11 November 2016

Perjalanan waktu

Dalam tiap waktu yang bsrlalu
Aku terhenti di satu titik
Titik dimana aku berdiri
Dan ingin melihat apa yang telah aku raih sejauh ini
Dan apa yang telah aku lepaskan untuk sampai ke titik ini
Perjalananku masih sangat panjang untuk kukatakan 'selesai'

Aku pernah menyesali ketika aku memiloh pilihan ini
Tapi kutau aku takkan pernah biaa kembali ke titik awal dimana aku memulai
Waktu terus berputar dan hidupku terus berjalan
Dan pemikiran akan penyesalan itupun lambat laun menghilang

Bukan aku merasa tak mampu nelaluinya
Hanya pesimis itu membayangi dengan rasa takut akan kegagalan
Hingga aku merasa tak mampu tuk berjalan lagi
Kuatkan aku Tuhan, yakinkan aku atas kemampuan yang kumiliki
Karena berkatMu lah ak sampai dititik pemberhemtianku ini
Maka ijinkanlah aku untuk menyelesaikan perjalanan waktuku hingga selesai.

Minggu, 29 Mei 2016

Love when you're ready, not when you're lonely

I like this caption!!
Sungguh bukan hal yg membanggakan ketika kau mencintai seseorang karna kesendirianmu, cintailah seseorang karna dirimu siap untuk mencintai, siap untuk menjalin suatu hubungan, siap untuk berbagi, siap untuk memahami, siap untuk mengerti, dan siap untuk memberi.

Love is not just a word or a thing that you can say it easy..so cheesy! It's a word with full of meanings, lot of feelings, thousand perceptions, and million things.

Cinta akan mengajarkanmu banyak hal, tapi janganlah memaksakan ketika dirimu belum siap untuk mencintai, setidaknya jangan biarkan cinta itu menjadi tak bermakna ketika dirimu hanya menganggapnya sbagai 'coba-coba'.

So, people.. if you're not ready yet to love someone, then let them loving you.. sometimes you can learn how to love and to be loved by people's feeling.

Senin, 21 Maret 2016

LOVE and FORGIVE

In love, you learn how to love and to be loved. Belajar bagaimana memahami pasanganmu, belajar bagaimana untuk jujur pada pasanganmu, belajar dan belajar.
Walaupun, tidak setiap pasangan tahu dengan pasti bagaimana cintanya, tetapi mereka tahu bahwa they're a perfect couple to be, they love each other, they know how to say sorry when they're making mistake or just even to handle that problems.

Cinta tidak perlu sempurna, karna sempurnanya cinta adalah ketika kamu mampu memahami pasanganmu satu sama lain, dalam suka dan duka, dalam sehat dan sakit, dalam keyakinan bahwa cinta adalah bersama selamanya, bukan berarti tak akan ada perpisahan, karna sejatinya nothing last forever, even it love.. your partner would be die firstly, leave you, and teach you what a loneliness. But you know, your love and him would never be replaced.

Ketika kamu melalui satu masalah dalam hidupmu, belajarlah untuk memaafkan. Karna sejatinya memaafkan adalah kunci keikhlasan. Karna dengan maaf, kamu menjadi satu tahap lebih dekat untuk menjadi orang yg lebih baik lagi. You would never be a better person if you can't say sorry, if you can't forgive...be grateful if you are the one who can say this, coz you're one step ahead to be a better person.

Tidak ada kata layak ataupun tidak layak ketika kamu mencintai, sesungguhnya sejak awal kamu memilih pasanganmu, kamu tahu dialah yang terbaik untukmu. Yang mampu memahamimu, yang mau menerimamu, yang mau memaafkanmu, yang bersedia menjadi tempat untukmu berteduh, bersandar dan memberikan kenyamanan terbaik yang pernah kau dapatkan. Maka cintailah pasanganmu selayaknya kamu ingin dicintai.